PALU — Ratusan peserta kafilah Kota Palu yang akan berlaga di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026 resmi diberangkatkan. Wakil Wali Kota Palu memberikan pesan khusus kepada seluruh kontingen di momen pelepasan yang digelar di halaman Balai Kota Palu, Senin lalu.
Wakil Wali Kota Palu mengingatkan bahwa prestasi gemilang tidak akan berarti jika tidak dibarengi dengan akhlak yang mulia. Ia meminta para kafilah untuk menjaga nama baik daerah tidak hanya melalui piala yang dibawa pulang, tapi juga melalui sikap dan perilaku selama berlaga.
"Jangan sampai kita hanya mengejar nilai akademik dan kemenangan, tapi melupakan adab dan disiplin. Itulah yang akan dikenang orang," ujarnya dalam sambutan yang dikutip dari rilis humas Pemkot Palu.
Selain akhlak, Wakil Wali Kota juga menyoroti pentingnya kedisiplinan para peserta. Ia meminta seluruh kafilah untuk mematuhi jadwal yang telah ditentukan oleh panitia provinsi dan tidak bertindak di luar koridor aturan.
Menurutnya, MTQ bukan hanya ajang kompetisi membaca Alquran. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi cerminan karakter generasi muda Kota Palu di hadapan peserta dari kabupaten dan kota lain di Sulawesi Tengah.
Pemerintah Kota Palu memastikan seluruh kebutuhan akomodasi, transportasi, dan pembinaan teknis bagi kafilah telah disiapkan. Pelepasan ini menjadi simbol dimulainya perjuangan para peserta yang telah menjalani seleksi dan pembinaan intensif selama berbulan-bulan.
Wakil Wali Kota berharap kontingen Kota Palu mampu membawa pulang gelar juara umum, seperti yang pernah diraih pada edisi sebelumnya. Namun, ia kembali mengingatkan bahwa target tersebut harus dicapai dengan cara yang sportif dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.
Kontingen Kota Palu menargetkan untuk mempertahankan posisi teratas klasemen akhir. Dengan jumlah peserta yang dikirimkan, Pemkot optimistis peluang untuk meraih gelar juara umum masih terbuka lebar.
Wakil Wali Kota menutup arahannya dengan doa bersama agar seluruh kafilah diberikan kesehatan, kelancaran, dan keberkahan selama mengikuti perlombaan. Ia juga meminta masyarakat Kota Palu untuk ikut mendukung melalui doa dari rumah masing-masing.