SULAWESI TENGAH — Laga uji coba jelang Piala Dunia 2026 ini jadi ajang pemanasan bagi kedua tim sebelum terbang ke Amerika Serikat. Spanyol yang tampil di hadapan pendukung sendiri langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal.
Gol pembuka tuan rumah lahir di menit ke-16. Berawal dari skema serangan balik cepat, Dani Olmo memberikan sodoran matang kepada Ferran Torres yang tak kesulitan menceploskan bola ke gawang Ahmed Basil Al Fadhli.
Irak tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Bek Merchas Doski menjadi pahlawan dengan tendangan jarak jauhnya yang tak mampu diantisipasi kiper Joan Garcia. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih Spanyol langsung melakukan lima pergantian pemain sekaligus. Irak pun merespons dengan strategi serupa, menukar beberapa pilar utamanya.
Konsekuensinya, tempo pertandingan menjadi lebih lambat dan alot. Kedua tim lebih banyak beradu fisik di lini tengah ketimbang menciptakan peluang berbahaya. Tak ada gol tambahan tercipta hingga wasit meniup peluit panjang.
Spanyol menurunkan Joan Garcia di bawah mistar, dengan lini belakang diisi Aymeric Laporte, Joan Martin, Alejandro Grimaldo, dan Pedro Porro. Dani Olmo serta Gavi menjadi motor serangan, didukung Ferran Torres dan Alex Baena di sisi sayap.
Di kubu Irak, kiper Ahmed Basil Al Fadhli menjadi palang pintu terakhir. Merchas Doski dan Hussein Ali mengisi sektor pertahanan, sementara Ali Jassim serta Ibrahim Bayesh menjadi tumpuan di lini depan.
Hasil imbang ini menjadi catatan terakhir kedua tim sebelum berangkat ke Piala Dunia 2026. Spanyol dan Irak dijadwalkan terbang ke Amerika Serikat dalam waktu dekat untuk menjalani pertandingan sesungguhnya di putaran final.