Harga Cabai Keriting di Pasar Ranggulalo Sigi Tembus Rp80 Ribu per Kilogram Jelang Iduladha 2026, Bawang Putih di Luar Pasar Lebih Murah

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 12:46:10 WIB
Harga cabai keriting di Pasar Ranggulalo Sigi mencapai Rp80 ribu per kilogram menjelang Iduladha 2026.

SIGI — Lonjakan harga kebutuhan pokok terjadi di Pasar Ranggulalo, Desa Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, jelang perayaan Iduladha 2026. Berdasarkan pantauan di pasar tradisional yang berlokasi di Jalan Pramuka tersebut, komoditas cabai keriting menjadi penyumbang kenaikan tertinggi.

Harga Cabai Keriting Tembus Rp80 Ribu, Cabai Rawit Rp60 Ribu

Pedagang di Pasar Ranggulalo menjual cabai keriting dengan harga Rp80 ribu per kilogram. Sementara itu, harga cabai rawit tercatat Rp60 ribu per kilogram. Kenaikan harga kedua jenis cabai ini menjadi perhatian utama para pembeli yang tengah bersiap merayakan hari raya kurban.

Harga Bawang dan Tomat Ikut Terangkat

Selain cabai, harga bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan. Bawang merah dijual dengan harga Rp36 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih dipatok Rp34 ribu per kilogram. Adapun harga tomat berada di angka Rp12 ribu per kilogram.

Untuk kebutuhan protein, telur ayam dijual dengan harga Rp40 ribu per rak. Harga ini masih tergolong stabil dibandingkan komoditas bumbu dapur lainnya.

Bawang Putih di Luar Pasar Lebih Murah, Pedagang Keliling Tawarkan Rp28 Ribu

Meski harga bawang putih di dalam pasar mencapai Rp34 ribu per kilogram, para pedagang yang menggunakan mobil pikap menawarkan harga lebih murah di luar area pasar. Bawang putih dijual seharga Rp28 ribu per kilogram oleh pedagang keliling tersebut.

Pasar Ranggulalo sendiri merupakan pasar tradisional yang hanya beroperasi dua kali dalam sepekan, yakni setiap hari Kamis dan Minggu. Hal ini kerap memengaruhi fluktuasi harga karena pasokan barang yang terbatas pada hari-hari tertentu.

Pedagang Nilai Kenaikan Masih Wajar, Pembeli Tetap Berbelanja

Meskipun harga sejumlah bumbu dapur naik, para pedagang di Pasar Ranggulalo menganggap kenaikan tersebut masih dalam batas wajar. Lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan seperti Iduladha memang kerap terjadi setiap tahunnya, seiring meningkatnya permintaan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kelangkaan pasokan bahan pokok di Pasar Ranggulalo. Pembeli masih dapat memperoleh kebutuhan dapur mereka, meski dengan harga yang sedikit lebih tinggi dari hari biasanya.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: palu.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top