BPJN Sulteng Dukung Jembatan Palu I dan III Kembali Dua Arah Mulai 1 Juni 2026, Kondisi Dinilai Layak

Penulis: Lukman Hakim  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 12:46:09 WIB
BPJN Sulteng pastikan Jembatan Palu I dan III layak beroperasi dua arah mulai Juni 2026.

PALU — BPJN Sulawesi Tengah memastikan Jembatan Palu I dan III layak beroperasi dua arah mulai awal Juni tahun depan. Hasil evaluasi struktur dan kekuatan jembatan menunjukkan seluruh komponen dalam kondisi aman.

Mengapa Baru Diterapkan Juni 2026?

Penerapan sistem dua arah tidak langsung diberlakukan. BPJN masih menyiapkan sejumlah penyesuaian teknis, termasuk marka jalan, rambu lalu lintas, dan pengaturan arus di sekitar jembatan. Proses ini memakan waktu hingga akhir Mei 2026.

Keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian uji beban dan inspeksi visual. Tim teknis BPJN menyimpulkan tidak ada kerusakan struktural signifikan yang membahayakan pengguna jalan.

Apa yang Berubah bagi Pengendara?

Selama beberapa tahun terakhir, Jembatan Palu I dan III beroperasi satu arah untuk mengurangi beban struktur pascagempa 2018. Mulai Juni 2026, kendaraan dari arah timur dan barat bisa melintas bersamaan seperti sebelum bencana.

Perubahan ini diharapkan memangkas waktu tempuh dan mengurangi kemacetan di titik-titik alternatif yang selama ini digunakan pengendara. Warga yang biasa memutar lewat Jembatan Palu II atau IV bisa kembali ke rute awal.

Respons BPJN: Jembatan Sudah Direhabilitasi

BPJN menyebut Jembatan Palu I dan III telah melalui proses rehabilitasi dan perkuatan struktur. Pekerjaan itu mencakup perbaikan tiang pancang, pelat lantai, dan sistem sambungan yang sempat retak akibat gempa.

“Kami sudah melakukan uji pembebanan statis dan dinamis. Hasilnya memenuhi standar keamanan untuk lalu lintas dua arah,” ujar perwakilan BPJN Sulteng dalam keterangan resmi.

Langkah Selanjutnya: Sosialisasi ke Pengguna Jalan

Menjelang pemberlakuan, BPJN akan memasang rambu peringatan dan sosialisasi di titik-titik strategis. Dinas Perhubungan Kota Palu juga akan dikerahkan untuk mengatur arus pada masa transisi.

Penerapan dua arah di Jembatan Palu I dan III menjadi salah satu indikator pemulihan infrastruktur transportasi di Kota Palu pascagempa. Warga di Kecamatan Palu Timur dan Palu Barat diperkirakan menjadi pihak yang paling merasakan dampak positif perubahan ini.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: radarpalu.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top