SULAWESI TENGAH — Pertandingan di lapangan tanah liat Roland Garros berjalan berat bagi Jones sejak awal. Ia kehilangan set pertama tanpa satu game pun, sebelum bangkit dan memberikan perlawanan sengit di set kedua.
Jones menunjukkan mental baja saat tertinggal 1-4 di set kedua. Petenis berusia 25 tahun itu sukses menyamakan kedudukan dan bahkan sempat unggul 5-4 serta memiliki kesempatan untuk memaksakan set penentuan. Namun, pengalaman Bouzkova—mantan semifinalis Wimbledon—berbicara di tie-break.
"Aku cinta tanah liat. Kekalahan ini akan terasa sakit, sama seperti saat aku kalah di Wimbledon," ujar Jones, dikutip dari pernyataan resminya.
Sebelum tersingkir, Jones mencatat sejarah pribadi dengan meraih kemenangan perdana di turnamen Grand Slam. Pada debutnya di Roland Garros, ia mengalahkan mantan pemain top 10 dunia asal Brasil, Beatriz Haddad Maia, di babak pertama.
Kemenangan itu menjadi pelipur lara setelah Jones melewati masa terkelam kariernya. Pada awal tahun, ia mengalami cedera otot di pinggul yang memaksanya mundur dari Australia Terbuka. Belum pulih total, kecelakaan di gym—di mana beban 45 kg jatuh menimpa kepala dan lututnya—menyebabkan gejala gegar otak berkepanjangan.
"Saya baru saja melewati masa tersulit dalam karier saya," akunya.
Kegagalan di Paris tak memupus ambisi Jones. Kini perhatiannya beralih ke musim lapangan rumput, dengan target utama meraih kemenangan perdana di babak utama Wimbledon.
"Minggu ini membuktikan bahwa saya selalu percaya pada diri sendiri. Saya akan memberikan segalanya, apa pun skornya," tegas Jones. "Saya percaya dengan mentalitas saya, dan semoga saya bisa terus memenangkan pertandingan di lapangan rumput."
Di nomor ganda campuran, petenis Inggris Neal Skupski berhasil melaju ke babak kedua. Berpasangan dengan Desirae Krawczyk dari Amerika Serikat, mereka mengalahkan pasangan tuan rumah Gregoire Jacq dan Harmony Tan dengan skor telak 6-2, 6-1.
Namun, nasib buruk menimpa Lloyd Glasspool yang berpasangan dengan Andreja Klepac dari Slovenia. Mereka takluk 6-3, 7-5 dari pasangan Taiwan-Jerman, Hsieh Su-wei dan Mark Wallner. Di nomor ganda putri, petenis Inggris Maia Lumsden bersama rekannya asal Belanda, Isabelle Haverlag, harus mengakui keunggulan pasangan Brasil-Kanada, Luisa Stefani dan Gabriela Dabrowski, 6-2, 6-0.