PALU — Pelaksanaan pemotongan hewan kurban berlangsung di halaman Sekretariat DPW PKS Sulteng yang berada di Jalan Tanjung Santigi, Kelurahan Tatura Selatan. Proses penyembelihan dilakukan oleh tim panitia kurban yang sudah dibentuk sejak beberapa pekan sebelumnya.
Ketua DPW PKS Sulteng menyebutkan bahwa total hewan kurban yang disembelih terdiri dari dua ekor sapi dengan bobot rata-rata di atas 250 kilogram dan satu ekor kambing. Seluruh daging akan dikemas dalam 200 paket yang siap didistribusikan.
“Kami menargetkan 200 paket daging kurban bisa sampai ke tangan masyarakat, terutama warga di sekitar Palu yang membutuhkan,” ujar Ketua DPW PKS Sulteng dalam keterangannya, Senin (16/6/2025).
Penyembelihan dimulai sejak pukul 07.00 WITA setelah salat Id berjemaah. Panitia menerapkan sistem bergilir agar proses pemotongan dan pengemasan selesai sebelum waktu duhur. Relawan dari kader PKS dan pemuda setempat ikut membantu proses pengulitan hingga pemotongan daging.
Daging yang sudah dipotong langsung dimasukkan ke dalam kantong plastik ukuran setengah kilogram per paket. Setiap paket berisi campuran daging sapi dan kambing sesuai permintaan penerima.
Panitia menyiapkan tiga titik distribusi utama yang tersebar di Kecamatan Palu Timur, Palu Selatan, dan Palu Barat. Warga yang terdaftar sebagai penerima manfaat sudah mendapat kupon sejak sepekan sebelumnya.
“Kami sengaja tidak mengumumkan secara terbuka agar tidak terjadi kerumunan. Semua penerima sudah didata oleh pengurus ranting di masing-masing kelurahan,” tambahnya.
Tahun ini, PKS Sulteng menambah jumlah hewan kurban dibandingkan Iduladha tahun lalu yang hanya menyembelih satu sapi dan dua kambing. Peningkatan ini disebut sebagai hasil dari program tabungan kurban yang digalakkan kader sejak awal tahun.
Selain daging segar, panitia juga membagikan 50 paket olahan daging berupa rendang dan sate beku untuk warga lanjut usia yang kesulitan mengolah daging mentah. Inovasi ini mendapat sambutan positif dari penerima di lapangan.
DPW PKS Sulteng berharap program kurban tahun depan bisa menjangkau lebih banyak warga di daerah pedalaman Sulawesi Tengah. Saat ini, distribusi masih terbatas di wilayah perkotaan Palu karena keterbatasan logistik dan tenaga.
“Kami ingin tahun depan bisa mengirimkan paket kurban ke Kabupaten Sigi atau Donggala yang warganya juga sangat membutuhkan,” pungkas Ketua DPW PKS Sulteng.