PORDI Sulteng Resmi Beri Mandat ke Dua Figur di Poso dan Banggai Laut untuk Perkuat Pembinaan Domino

Penulis: Oki Setiawan  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 19:38:27 WIB
PORDI Sulteng resmi memberikan mandat pembinaan domino kepada dua figur di Poso dan Banggai Laut.

POSO — Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Sulawesi Tengah resmi memberikan mandat pembentukan dan pengendalian organisasi tingkat kabupaten kepada dua figur. Andy Abdi Nur Pagalai Wahid dipercaya memimpin PORDI Kabupaten Poso, sementara Sarly mendapat amanah serupa untuk wilayah Banggai Laut.

Penyerahan mandat ini menjadi langkah awal PORDI Sulteng dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke daerah. Ketua PORDI Sulteng, Asri M Tahir, menyebut keputusan itu diambil setelah melihat kesiapan dan komitmen kedua penerima.

Target Pembentukan Kepengurusan Definitif

Asri menegaskan bahwa mandat ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggung untuk bergerak cepat. Ia berharap kepengurusan definitif di Poso dan Banggai Laut segera terbentuk agar program pembinaan bisa berjalan maksimal.

“Kami berharap mandat yang diberikan, dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk membesarkan PORDI di daerah masing-masing, sekaligus memperkuat pembinaan olahraga domino yang sehat dan profesional,” ujar Asri melalui pesan WhatsApp, Selasa (26/5).

Domino Bukan Sekadar Hobi, Targetkan Atlet Nasional

PORDI, lanjut Asri, tidak hanya hadir sebagai wadah olahraga rekreasi. Organisasi ini diarahkan untuk melahirkan atlet-atlet domino berprestasi hingga tingkat nasional. Pembinaan yang terstruktur dianggap kunci untuk mencapai target tersebut.

“Dengan adanya mandat tersebut, kami berharap kepengurusan di Kabupaten Poso dan Banggai Laut segera terbentuk secara definitif sehingga roda organisasi dan program pembinaan dapat berjalan maksimal,” tegasnya.

Komitmen Pengurus Baru: Bergerak Cepat Bangun Daya Saing

Salah satu penerima mandat, Andy Abdi Nur Pagalai Wahid, menyatakan kesiapannya menjalankan amanah organisasi. Ia berkomitmen membangun pembinaan domino secara lebih profesional di Kabupaten Poso.

“Kami siap bergerak cepat membentuk kepengurusan definitif dan membangun pembinaan atlet domino yang berdaya saing. Ini momentum membesarkan PORDI di Poso,” pungkasnya.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa olahraga domino di Sulawesi Tengah mulai memasuki fase organisasi yang lebih serius. Dengan adanya kepengurusan di dua kabupaten, diharapkan pembinaan atlet bisa lebih terarah dan berjenjang.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: media.alkhairaat.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top