Pemkab Morowali Perpanjang Jam Operasi Listrik di Pulau Paku dari 12 Jam Jadi 18 Jam per Hari, Target 24 Jam

Penulis: Lukman Hakim  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 19:31:28 WIB
Bupati Morowali meresmikan perpanjangan jam operasi listrik di Pulau Paku dari 12 jam menjadi 18 jam per hari.

MOROWALI — Langkah ini menjadi kabar baik bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang selama ini bergantung pada pasokan listrik terbatas. Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menyatakan target selanjutnya adalah mewujudkan operasional listrik 24 jam penuh di kawasan tersebut.

Dari 12 Jam ke 18 Jam: Apa yang Berubah?

Peresmian peningkatan jam operasi PLTD di Pulau Paku dilakukan langsung oleh Bupati Iksan, Selasa. Sebelumnya, warga hanya bisa menikmati listrik setengah hari. Kini, pasokan energi bertambah enam jam, memberikan ruang lebih luas bagi aktivitas ekonomi dan sosial pada malam hari.

“Ada peningkatan salah satu penambahan jam operasional PLN. Tadi juga sudah disampaikan, sekarang naik dari 12 jam menjadi 18 jam dan nanti ini juga akan menjadi catatan supaya bisa menjadi 24 jam,” ujar Bupati Iksan dalam sambutannya.

Mengapa Wilayah Kepulauan Jadi Prioritas?

Pemerintah Kabupaten Morowali mengakui adanya ketimpangan pelayanan dasar antara wilayah daratan dan kepulauan. Selama ini, pasokan listrik di pulau-pulau kecil kerap terkendala infrastruktur dan biaya operasional yang tinggi.

Bupati Iksan menegaskan komitmennya untuk tidak hanya fokus pada pembangunan di daratan. “Mudah-mudahan ini pada prinsipnya, saya sebagai kepala daerah dalam satu tahun ini selalu bergandeng tangan secara bersama, bersinergi kuat dan selalu memperhatikan tidak hanya daratan tapi juga di kepulauan,” katanya.

Dampak ke Warga: Pendidikan, Usaha, dan Pelayanan Publik

Dengan tambahan enam jam listrik, aktivitas masyarakat Pulau Paku dan sekitarnya diharapkan berubah signifikan. Anak-anak bisa belajar lebih lama di malam hari. Usaha mikro seperti warung dan pengolahan ikan juga mendapat kesempatan memperpanjang operasional.

Pemerintah daerah juga menyoroti dampaknya terhadap pelayanan publik di kantor-kantor desa dan puskesmas di wilayah kepulauan. Listrik yang lebih stabil memungkinkan perangkat medis dan administrasi berjalan lebih optimal.

Target 24 Jam: Apa Langkah Selanjutnya?

Peningkatan dari 12 jam ke 18 jam baru merupakan tahap awal. Bupati Iksan menyebut pihaknya akan terus bersinergi dengan PLN dan instansi terkait untuk memenuhi target operasional penuh.

“Pemerintah Kabupaten Morowali akan terus mendorong pemerataan pelayanan bagi masyarakat, baik di daratan maupun kepulauan,” ujar Bupati Iksan.

Peningkatan jam operasional ini menjadi salah satu indikator keberhasilan program elektrifikasi di daerah terpencil. Warga berharap target 24 jam bisa terwujud dalam waktu dekat, mengingat kebutuhan listrik terus meningkat seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi di pesisir.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: sulteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top