SULAWESI TENGAH — Presiden Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (25/5). Peresmian itu sekaligus menyoroti sejarah panjang lembaga pendidikan TNI AD yang telah mencetak sejumlah pemimpin nasional dan internasional.
Berdasarkan keterangan Humas Sekretariat Kabinet, Seskoad tercatat melahirkan tiga presiden Republik Indonesia. Mereka adalah Presiden Ke-2 Soeharto, Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, dan Presiden Prabowo Subianto sendiri.
Selain itu, tiga lulusan lainnya dipercaya mengemban amanah sebagai wakil presiden. Ketiganya yakni Wakil Presiden Ke-4 Umar Wirahadikusumah, Wakil Presiden Ke-5 Sudharmono, dan Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno.
Reputasi Seskoad tak terbatas di Indonesia. Lembaga ini juga melahirkan empat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Singapura. Mereka adalah Neo Kian Hong (2007-2010), Melvyn Ong Su Kiat (2015-2018), David Neo Chin Wee (2022-2025), dan KSAD Singapura saat ini, Cai Dexian.
Keempat perwira tinggi Singapura itu pernah menempuh pendidikan di Seskoad. Museum yang baru diresmikan menampilkan sejarah, perjalanan, dan pengabdian mereka sebagai inspirasi bagi perwira lainnya.
Kepala Departemen Kejuangan dan Doktrin Seskoad, Kolonel Arhanud Desi Ariyanto, menjelaskan museum ini didirikan sebagai tempat menggali sejarah militer dan kepemimpinan.
“Museum ini tujuannya didirikan pada saat itu adalah sebagai tempat untuk menggali semua sejarah karena kita sebagai militer, kita harus tahu khususnya sejarah perang, sejarah militer, dan di dalam sejarah perang itu juga ada leadership,” jelas Desi Ariyanto.
Selain museum, Seskoad juga memiliki perpustakaan dengan koleksi 42 ribu buku. Setiap tahunnya, sekitar 500 siswa menempuh pendidikan di lembaga itu, termasuk 30 siswa dari mancanegara.
“Mereka belajar di sini. Di museum lantai satu mereka belajar sejarah, di lantai dua mereka mengisi dirinya sehingga memiliki kemampuan, keterampilan, dan khususnya olah pikir tidak hanya kemiliteran, juga ilmu pemerintahan,” ujar Desi Ariyanto.
Peresmian renovasi museum dan perpustakaan itu diharapkan memperkuat fungsi Seskoad sebagai pusat pendidikan kepemimpinan, baik bagi perwira TNI AD maupun peserta internasional.