MOROWALI — Sebanyak puluhan santri dari berbagai jenjang pendidikan di Pondok Pesantren Al-Hikmah Lambelu resmi diwisuda. Mereka terdiri dari siswa-siswi PAUD KB, PAUD TK, Madrasah Tsanawiyah, hingga Madrasah Aliyah yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Hikmah.
Acara yang digelar di halaman ponpes ini turut dihadiri oleh Ketua PBNU Provinsi Sulawesi Tengah Prof. Zainal Abidin, jajaran Forkopimcam, pimpinan pondok, serta para orang tua wali santri.
Dalam pidatonya, Iriane Iliyas menyebut bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan bantuan khusus bagi santri di Kabupaten Morowali. “Setiap mahasiswa santri mendapat bantuan Rp 12 juta per tahun. Sementara setiap siswa pondok pesantren menerima Rp 500 ribu per bulan,” ujarnya.
Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkab Morowali dalam mendukung pendidikan keagamaan. Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda di tengah tantangan zaman.
Iriane Iliyas mengaku bangga dan terharu melihat para santri yang mampu menyelesaikan hafalan dan pendidikan dengan penuh semangat. Ia berpesan agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti di wisuda.
“Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, sebagai cahaya dalam bertindak, dan sebagai benteng moral di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks,” katanya di hadapan para wisudawan.
Ia juga mengingatkan para santri untuk terus belajar dan menjadi generasi yang membawa nama baik keluarga, pesantren, daerah, bangsa, dan agama. “Kalian adalah harapan masa depan Kabupaten Morowali yang religius,” tambahnya.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Prof. Zainal Abidin, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Provinsi Sulawesi Tengah. Kehadirannya menjadi penguat pesan moral bagi para santri yang baru diwisuda.
Wagub Iriane menutup sambutannya dengan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh siswa-siswi yang dilepas. “Semoga langkah kalian ke depan senantiasa mendapatkan ridho dan perlindungan dari Allah subhanahu wa ta’ala,” ucapnya.