SULAWESI TENGAH — Google mulai memperketat ruang penyimpanan gratis untuk pengguna baru dengan menetapkan batas awal hanya 5 GB, turun drastis dari standar 15 GB yang selama ini dinikmati. Pengguna baru yang mendaftar akun kini mendapati ruang penyimpanan mereka langsung dibatasi sejak awal. Jika ingin membuka kapasitas penuh 15 GB, mereka wajib melewati proses verifikasi dengan menautkan nomor telepon pribadi.
Kebijakan ini dinilai sebagai taktik agresif Google untuk mengumpulkan data identifikasi pengguna. Di sisi lain, pembatasan ini juga menjadi pendorong halus agar pengguna beralih ke ekosistem berlangganan Google One. Kapasitas 5 GB dipastikan akan penuh dalam waktu singkat, terutama bagi pengguna aktif yang sering mendokumentasikan keseharian mereka.
Bagi sebagian besar pengguna, surat elektronik dan dokumen teks di Google Drive sebenarnya tidak memakan banyak tempat. Berdasarkan analisis riwayat penggunaan data selama satu dekade, file dokumen, cadangan aplikasi, dan Gmail hanya menghabiskan sekitar 2,17 GB. Lonjakan kapasitas penyimpanan hingga puluhan gigabita hampir seluruhnya disebabkan oleh tumpukan foto dan video beresolusi tinggi.
Layanan pencadangan otomatis Google Photos menjadi faktor utama yang menghabiskan jatah penyimpanan gratis tersebut. Ketika kuota habis, pengguna dihadapkan pada pilihan sulit: membayar biaya langganan bulanan secara terus-menerus atau menghapus kenangan digital mereka. Mengandalkan layanan cloud gratis lain seperti OneDrive atau Proton Drive juga bukan solusi jangka panjang karena batas gratis yang ditawarkan sama-sama kecil.
Ketergantungan pada cloud pihak ketiga memiliki risiko kebocoran data, server tumbang, dan perubahan tarif sepihak. Sebagai gantinya, metode penyimpanan fisik menggunakan komputer dan hard disk eksternal menawarkan kontrol penuh tanpa biaya tambahan. Berikut adalah alur kerja sistematis untuk mengelola file media secara mandiri:
Menyimpan data hanya di satu tempat sangat berisiko jika perangkat mengalami kerusakan fisik atau hilang. Oleh karena itu, skema pencadangan ganda dengan menyimpan master file di komputer dan salinannya di hard disk eksternal sangat direkomendasikan. Langkah ini memastikan dokumentasi pribadi tetap aman di tangan sendiri tanpa perlu khawatir dengan perubahan kebijakan ruang penyimpanan cloud di masa depan.