Pencarian

WITF 2026 Digelar 15-17 Oktober di JIExpo, RI Bidik Wisatawan Belanja Lebih Banyak

Kamis, 24 September 2026 • 11:49:31 WIB
WITF 2026 Digelar 15-17 Oktober di JIExpo, RI Bidik Wisatawan Belanja Lebih Banyak
Kementerian Pariwisata menggelar konferensi pers WITF 2026 di Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

SULAWESI TENGAH — Kementerian Pariwisata menyambut gelaran Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 15-17 Oktober 2026 sebagai jembatan antara pelaku industri dan calon pembeli. Ajang ini menjadi bagian dari pergeseran fokus pemerintah, dari mengejar jumlah kunjungan ke wisatawan berkualitas yang bersedia mengeluarkan lebih banyak uang selama berlibur. Sektor wisata bahari, termasuk yacht, kapal pesiar, dan diving, masuk daftar prioritas yang digarap lewat pameran ini.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan pengembangan quality tourism kini menjadi salah satu fokus utama pemerintah. Fokus itu diarahkan pada peningkatan kualitas produk dan pengalaman wisata agar pengeluaran wisatawan ikut terdorong naik.

WITF 2026 dirancang bukan sekadar pameran promosi destinasi. Pemerintah memposisikannya sebagai ruang pertemuan antara produk wisata Indonesia dan pasar yang memang membutuhkan produk tersebut.

Tanggal & Lokasi Detail

Wonderful Indonesia Tourism Fair 2026 berlangsung selama tiga hari, 15-17 Oktober 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Venue ini menjadi titik temu pelaku industri pariwisata nasional dengan calon pembeli atau mitra bisnis dari dalam maupun luar negeri.

Skema business matching menjadi inti acara. Lewat forum ini, pelaku industri bisa bertemu langsung dengan buyer internasional dan domestik untuk memahami kebutuhan pasar, tren wisatawan, hingga peluang kerja sama yang bisa dikembangkan.

Mengapa Pemerintah Ubah Arah Pendekatan

Pendekatan berbasis jumlah kunjungan dinilai tidak lagi cukup. Pemerintah ingin setiap perjalanan wisata menghasilkan nilai ekonomi yang lebih besar, bukan sekadar mendatangkan lebih banyak orang.

Widiyanti menegaskan kualitas produk wisata tidak akan berkembang maksimal jika tidak bertemu pasar yang tepat. Di titik itu peran WITF menjadi krusial.

"Melalui business matching, pelaku industri dapat memperoleh pemahaman secara langsung mengenai kebutuhan pasar, mulai dari preferensi wisatawan, produk yang dibutuhkan hingga peluang kerja sama yang dapat dikembangkan," ujar Widiyanti dalam konferensi pers WITF 2026 di Kantor Kementerian Pariwisata, Rabu (23/9/2026).

Sektor yang Jadi Prioritas

Wisata bahari masuk daftar teratas. Mulai dari wisata yacht, kapal pesiar, hingga diving dinilai punya potensi besar menarik wisatawan dengan pengeluaran tinggi.

Tiga segmen itu dikenal punya daya beli lebih besar dibanding wisata massal. Karakter wisatawan yang dibidik adalah mereka yang mencari pengalaman mendalam, bukan sekadar berkunjung singkat.

"Salah satu fokus utama kami adalah mengembangkan quality tourism, yaitu meningkatkan kualitas produk dan pengalaman wisata yang ditawarkan untuk mendorong pengeluaran wisatawan," kata Widiyanti.

Peran WITF bagi Pelaku Industri

Pelaku industri pariwisata mendapat akses langsung ke calon mitra bisnis. Dari pertemuan itu, mereka bisa membaca preferensi wisatawan, produk yang sedang dibutuhkan pasar, hingga peluang transaksi yang lebih luas.

Widiyanti menyebut WITF menjadi ruang untuk mempertemukan produk pariwisata Indonesia dengan target pasar. Tujuannya membuka peluang transaksi dan membangun kerja sama bisnis yang lebih luas.

"Dengan demikian WITF bukan hanya menjadi forum promosi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan produk-produk pariwisata Indonesia dengan target pasar, membuka peluang transaksi dan membangun kerja sama bisnis yang lebih luas," ujar dia.

Apa Artinya bagi Traveler

Bagi wisatawan, arah kebijakan ini berpotensi mendorong munculnya paket-paket wisata yang lebih spesifik, terutama di segmen bahari. Pelaku industri yang bertemu langsung dengan buyer diharapkan bisa menyusun produk sesuai kebutuhan pasar, bukan sekadar meniru paket yang sudah ada.

Pemerintah berharap quality tourism Indonesia semakin kuat lewat pertemuan antara produk yang tepat dan pasar yang tepat. Target akhirnya bukan angka kunjungan semata, melainkan nilai ekonomi yang dihasilkan dari setiap perjalanan wisata.

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks