Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, menyalurkan 45 ton benih jagung varietas Biosed 59 kepada petani di sembilan kecamatan untuk mendukung program ketahanan pangan daerah. Bantuan terbesar mengalir ke Kecamatan Sindue Tombusabora sebanyak 12.375 kilogram, disusul Sindue 7.650 kilogram dan Sindue Tobata 7.575 kilogram. Bupati Donggala Vera Elena Laruni menegaskan benih itu harus ditanam dan dirawat hingga menghasilkan, bukan sekadar dibagikan.
DONGGALA — Bupati Donggala Vera Elena Laruni menyatakan pendistribusian benih jagung varietas Biosed 59 merupakan bagian dari penguatan program ketahanan pangan nasional sekaligus bentuk sinergi pemerintah daerah dengan pemangku kepentingan pusat. Penyaluran menyasar petani di sembilan kecamatan dengan porsi berbeda sesuai kebutuhan lapangan.
Selain Sindue Tombusabora, Sindue, dan Sindue Tobata, alokasi benih juga diterima Kecamatan Tanantovea 5.250 kilogram, Banawa Selatan 3.750 kilogram, Balaesang 3.375 kilogram, Sirenja 2.400 kilogram, Labuan 1.875 kilogram, serta Banawa Tengah 750 kilogram.
Vera menekankan bantuan benih tidak berhenti pada serah terima. Menurut dia, keberhasilan program diukur dari hasil panen yang diraih petani.
"Jadi benih ini bukan sekadar untuk dibagikan. Benih ini harus ditanam, dirawat dan menghasilkan. Kalau benih sudah diberikan tetapi hasilnya tidak maksimal, berarti pekerjaan kita belum selesai," kata Vera di Banawa.
Ia meminta para petani menggunakan bantuan sesuai peruntukan. Penyuluh pertanian di lapangan juga diminta aktif mendampingi mulai dari persiapan lahan, masa panen, hingga proses pemasaran.
"Saya minta para petani menggunakannya sesuai peruntukan, dan para penyuluh memberikan pendampingan penuh mulai dari persiapan lahan, masa panen, hingga proses pemasaran," ucapnya.
Pendampingan menyeluruh dinilai penting agar sektor pertanian bisa menjadi salah satu penopang utama peningkatan pendapatan masyarakat. Donggala selama ini juga mengandalkan sektor kelautan dan perikanan sebagai sumber penghidupan warga pesisir.
Vera berharap bantuan benih mendorong kenaikan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
"Harapannya petani bisa meningkatkan produksi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan. Usahakan bantuan benih ini dimanfaatkan dengan baik serta dikelola sesuai kebutuhan di lapangan," sebutnya.
Total alokasi yang disalurkan mencapai 45.000 kilogram atau setara 45 ton benih jagung varietas Biosed 59.