PALU — Sebanyak 100 dus makanan dan minuman disalurkan langsung ke lokasi TPA Kawatuna, menyasar pekerja yang sehari-hari beraktivitas di kawasan pembuangan akhir tersebut. Koordinator Bidang Sosial dan Kemanusiaan JMSI Sulteng, Hendly Mangkali, menyebut kegiatan itu tidak berhenti sebagai aksi sesaat.
"Untuk berbagi kali ini JMSI Sulteng membagikan makanan dan minuman sebanyak 100 dus untuk dibagikan kepada pekerja di lokasi TPA," kata Hendly.
Pekerja di kawasan TPA termasuk kelompok yang jarang tersentuh program bantuan. JMSI Sulteng memilih lokasi itu sebagai titik awal sebelum memperluas sasaran kegiatan sosial ke sejumlah wilayah lain di Sulawesi Tengah.
Hendly menjelaskan, program sosial dan kemanusiaan organisasi akan terus dikembangkan dengan menyasar berbagai kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Pendanaan Jumat Berbagi tidak berasal dari anggaran pemerintah atau sponsor tunggal. Hendly menyebut dana kegiatan bersumber dari iuran anggota JMSI Sulteng serta dukungan para donatur yang memiliki kepedulian dan ingin terlibat dalam aksi sosial.
"Program ini ke depan akan menjadi agenda rutin JMSI Sulteng," ujarnya.
Ketua JMSI Sulteng, Murtalib, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap Bidang Sosial dan Kemanusiaan JMSI Sulteng dapat terus bergerak dan menghadirkan berbagai kegiatan sosial lainnya.
"Kami berharap program-program sosial dan kemanusiaan lainnya tetap berjalan," kata Murtalib.
Murtalib menegaskan, keberadaan JMSI tidak hanya berkaitan dengan penguatan ekosistem media siber, tetapi juga diharapkan dapat memberi kontribusi positif melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Jumat Berbagi akan dijalankan sebagai agenda rutin organisasi. Bidang Sosial dan Kemanusiaan JMSI Sulteng diberi mandat memperluas sasaran kegiatan, tidak berhenti pada pekerja TPA Kawatuna.
Sejumlah anggota JMSI Sulteng terlibat langsung dalam penyaluran paket makanan di lokasi. Kegiatan serupa direncanakan menyasar kelompok pekerja dan warga lain yang dinilai membutuhkan perhatian di Kota Palu dan sekitarnya.