SULAWESI TENGAH — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak konsolidasi pada perdagangan Kamis (1/10) dengan rentang 6.000–6.200. Dua sekuritas merilis daftar saham rekomendasi yang berbeda: BRI Danareksa Sekuritas memilih EMAS, UNTR, dan SRSN, sementara BinaArtha Sekuritas menjagokan ASII, BBCA, BBRI, CPIN, dan JPFA.
Indeks masih berada dalam tekanan meski mulai bergerak ke area support Fibonacci 6.019. Level support berikutnya berada di 5.854, sedangkan sinyal rebound belum terkonfirmasi jelas karena indikator MACD masih bearish.
"Kemampuan bertahan di 6.019 menjadi kunci, sementara breakout 6.185–6.240 diperlukan untuk membuka ruang technical rebound lebih lanjut," tulis tim riset BRI Danareksa Sekuritas.
BRI Danareksa Sekuritas menempatkan area konsolidasi IHSG di 6.000–6.200. Level 6.019 disebut sebagai penentu arah indeks dalam beberapa sesi ke depan.
BinaArtha Sekuritas melihat gambaran yang sedikit berbeda. Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan IHSG sudah mulai menguji resistance ke level 6.257 sebagai titik aman.
Jika level tersebut ditembus, Ivan memperkirakan indeks membuka jalan kenaikan lebih jauh menuju 6.423. Selama penutupan harian masih di atas 6.015, rebound dinilai cenderung mendominasi pasar.
BinaArtha memetakan support IHSG di 6.015, 5.850, dan 5.607, dengan resistance di 6.258, 6.423, 6.552, dan 6.712. Indikator MACD pada metode ini juga menunjukkan momentum bearish.
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan tiga saham untuk dicermati:
Sementara BinaArtha Sekuritas menyodorkan lima nama dari sektor yang lebih beragam:
Fokus pasar bergeser ke rilis data ekonomi domestik pada 1 Oktober, terutama inflasi September dan neraca perdagangan Agustus. Konsensus Reuters memperkirakan surplus perdagangan Agustus sekitar US$ 630 juta, sementara inflasi September diproyeksikan meningkat tipis.
Data tersebut akan menjadi penting untuk menilai tekanan eksternal, daya beli domestik, serta ruang kebijakan Bank Indonesia di tengah rupiah yang masih berada di level lemah.
Bagi investor, dua level yang perlu dipantau adalah 6.019 dan 6.015 di sisi bawah, serta 6.185–6.240 dan 6.257 di sisi atas. Penembusan salah satu area itu akan menentukan apakah indeks melanjutkan konsolidasi atau membuka ruang rebound lebih lanjut.