SULAWESI TENGAH — Tim renang estafet putri Indonesia batal tampil di final 4x100m Gaya Ganti Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah Adellia mengalami kram di kedua paha. Kuota Indonesia di final digantikan tim Makau yang mencatat waktu 4 menit 19,84 detik di babak kualifikasi.
Kepastian mundurnya tim estafet putri Indonesia disampaikan melalui unggahan Instagram resmi Akuatik Indonesia, Jumat (25/9). Adellia yang seharusnya turun di gaya dada tidak bisa melanjutkan lomba akibat kram pada paha kanan dan kiri.
Empat perenang yang seharusnya tampil di final adalah Flairene Candra (gaya punggung), Adellia (gaya dada), Nadia Aisha Nurazmi (gaya kupu-kupu), dan Adelia Chantika Aulia (gaya bebas). Keempatnya sudah menembus final setelah finis kedelapan secara keseluruhan di babak kualifikasi.
Adellia mengungkapkan kram yang dialaminya terjadi saat ia turun di nomor 200 meter gaya dada putri. Kondisi itu membuatnya tidak bisa melanjutkan pertandingan hingga ke final estafet.
"Kemarin di lomba 200 meter gaya dada putri saya mengalami kram paha di kiri-kanan sehingga saya tidak bisa melanjutkan di final. Mohon maaf dan terima kasih atas perhatiannya," ujar Adellia dalam unggahan video.
Perenang gaya dada itu juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dan tim estafet relay. Ia menyebut tidak bisa mengikuti final sebagai bentuk penyesalan atas kondisi yang dialaminya.
Di babak penyisihan, tim putri Indonesia mencatat waktu 4 menit 15,90 detik. Catatan itu menempatkan mereka di peringkat kedelapan secara keseluruhan dan lolos ke final.
Pada heat 2 kualifikasi, Indonesia finis di peringkat kelima dan terpaut 16,11 detik dari China yang berada di posisi pertama. Indonesia bersaing menghadapi China, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, dan Mongolia di babak penyisihan.
Kuota Indonesia di final kemudian diberikan kepada tim Makau. Tim tersebut menempati peringkat kualifikasi heat 1 dengan waktu 4 menit 19,84 detik.
Mundurnya Indonesia membuat formasi estafet putri yang sudah disiapkan harus batal tampil. Padahal, keempat perenang sudah melewati babak kualifikasi dengan catatan waktu yang cukup kompetitif.
Cedera kram yang dialami Adellia menjadi pukulan tersendiri bagi tim renang Indonesia di ajang Asian Games 2026. Sebelumnya, Adellia juga tidak bisa melanjutkan nomor 200 meter gaya dada putri akibat kondisi serupa.