PALU — Konfercab VI FPE KSBSI Kota Palu menutup rangkaian agenda dengan menetapkan susunan pengurus baru untuk periode 2026-2030. Forum kembali memberikan kepercayaan kepada duet inkumben: Rismawan Laula sebagai Ketua dan Kristovel Siolemba sebagai Sekretaris. Konferensi berlangsung dua hari, 19-20 September 2026, di Kampung Nelayan Hotel and Restaurant, Kota Palu.
Hasil konferensi menempatkan sejumlah nama baru dan lama dalam struktur kepengurusan. Rizaldi dipercaya mengisi Wakil Ketua Bidang Program, Ilham Dunggio di Bidang Konsolidasi, dan Akbar Tanjung di Bidang Pendidikan dan Advokasi. Posisi Wakil Sekretaris diisi Yusuf Ali Riswandi, sementara Anisa menempati kursi Bendahara.
Seluruh kader yang hadir menyusun arah perjuangan strategis FPE KSBSI Kota Palu untuk empat tahun ke depan. Fokus utama yang disepakati adalah memperjuangkan perlindungan, peningkatan kesejahteraan, serta kepastian hukum bagi pekerja di sektor pertambangan dan energi.
Rismawan Laula menegaskan bahwa amanah yang kembali diberikan melalui Konfercab VI merupakan tanggung jawab kolektif, bukan beban satu orang. Menurutnya, kepengurusan baru dituntut bergerak cepat memperkuat konsolidasi internal organisasi.
Selain itu, pengurus baru diharapkan meningkatkan peran nyata FPE KSBSI dalam mengawal hak dan kepentingan buruh di tingkat daerah. Konferensi dua hari itu juga menjadi ajang evaluasi internal sebelum organisasi melangkah ke periode berikutnya.
Kepengurusan yang baru terbentuk akan mulai menjalankan program kerja sesuai arah strategis yang disusun dalam konferensi. Prioritas pertama adalah memperkuat konsolidasi internal agar seluruh kader di tingkat cabang bergerak dalam satu garis perjuangan.
FPE KSBSI Kota Palu beroperasi di wilayah dengan aktivitas pertambangan dan energi yang cukup padat, sehingga isu perlindungan pekerja dan kepastian hukum menjadi agenda yang melekat pada organisasi ini. Arah perjuangan empat tahun ke depan akan mengacu pada tiga fokus utama yang telah disepakati dalam forum.