SULAWESI TENGAH — Kebakaran yang melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta Jumat malam memaksa satu orang pekerja dilarikan ke rumah sakit. Korban disebut terjebak di lantai 15 ketika api mulai membakar bagian gedung berlantai 16 tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan peristiwa itu. Ia mengatakan korban merupakan pekerja di gedung teknis tersebut dan sempat terjebak di lantai 15 sebelum akhirnya dievakuasi.
"Informasi sementara, dia bekerja di gedung teknis tersebut. (Terjebak) di lantai 15," kata Roby Heri Saputra kepada wartawan, Sabtu (8/8/2026).
Roby menyebut korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Tarakan. Kondisinya dilaporkan stabil dan dalam keadaan baik.
"Kondisinya masih dirawat, masih bagus," ujar dia.
Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun total kerugian yang ditimbulkan. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penyelidikan di lokasi kejadian.
Kebakaran dilaporkan menghanguskan bagian gedung dari lantai 11 hingga lantai 16. Jalan Abdul Muis di Jakarta Pusat masih ditutup untuk kepentingan evakuasi dan proses pendinginan lokasi.
"Jadi kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16," kata Bayu, seorang petugas di lokasi.
Gedung Bapenda DKI Jakarta sendiri merupakan salah satu kantor pemerintahan yang melayani administrasi pajak daerah. Kebakaran yang terjadi malam hari itu sempat menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi, namun proses evakuasi berjalan hingga Sabtu dini hari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak ada titik api yang tersisa.