SULAWESI TENGAH — Jakarta, Kompas Tekno — Nothing tengah menyiapkan ekspansi besar-besaran di lini produknya. Dalam wawancara terbaru dengan TimesNowNews, Akis Evangelidis, salah satu petinggi Nothing, mengungkapkan bahwa perusahaan menargetkan peluncuran dua kali lipat jumlah smartphone pada tahun depan.
Sepanjang 2026, Nothing baru merilis tiga ponsel: Nothing Phone (4a), Phone (4a) Pro, dan Phone (4b). Jika target tersebut terealisasi, maka akan ada enam perangkat anyar yang meluncur pada 2027.
Evangelidis menegaskan bahwa keputusan ini sudah terkunci, bukan sekadar wacana. Ia juga menyebutkan bahwa jajaran produk yang akan datang tidak hanya lebih banyak, tetapi juga lebih bervariasi.
"Masih terlalu dini untuk membahas produk individual, tapi saya bisa katakan kami sudah meluncurkan tiga smartphone tahun ini dan kami berencana meluncurkan dua kali lipat jumlah itu tahun depan," ujar Evangelidis.
"Kami akan membagikan detail lebih lanjut mendekati peluncuran, tetapi idenya adalah memiliki jajaran smartphone yang lebih luas," tambahnya.
Target pertumbuhan volume penjualan juga disebut naik hingga 50 persen dibandingkan tahun ini. Untuk mencapai angka tersebut, Nothing disebut tengah memperbesar skala portofolio produknya.
Pernyataan ini hadir di tengah dua isu yang sempat mengemuka. Pertama, laporan yang menyebut penjualan global Nothing sedang lesu dan terjadi perombakan internal. Kedua, kabar yang mengklaim Nothing lebih condong mengembangkan perangkat AI dan mulai meninggalkan bisnis smartphone.
Rencana meluncurkan enam ponsel dalam setahun dinilai bertentangan langsung dengan isu pengurangan fokus pada lini smartphone.
Di sisi lain, industri ponsel kelas menengah sedang tertekan oleh kenaikan harga memori, atau yang disebut sebagai "RAMageddon". Kondisi ini berdampak pada segmen ponsel budget yang selama ini menjadi andalan Nothing. Kendati demikian, rencana peluncuran ganda tetap berjalan.
Soal penerus CMF Phone, keputusan masih menggantung. Evangelidis mengaku sempat membatalkan rencana peluncuran di tahun ini dan tengah mengkaji ulang untuk tahun depan.
"Bahkan tahun ini, kami menarik plug-nya cukup terlambat. Kami sedang mencari cara berbeda untuk mewujudkannya tahun depan, tapi itu masih dalam pertimbangan. Kami terus memantau bagaimana harga memori akan bergerak," jelas Evangelidis.
Selain smartphone, Nothing juga berencana menambah dua gerai fisik baru di India. Fokus lain perusahaan adalah memperkuat lini produk audio yang dinilai sukses. Sebelum akhir 2026, Nothing disebut akan merilis beberapa produk anyar, dan rumor yang beredar menyebutkan salah satunya adalah jam tangan pintar (smartwatch).
Rencana ekspansi ini datang setelah Nothing Phone (4b) baru saja dirilis dan mendapat sambutan positif di kelas harga entry-level. Google Pixel dan Nothing juga dilaporkan menjadi merek smartphone dengan pertumbuhan tercepat di India.