BUOL — Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi memastikan pelatihan vokasi di BLK Buol Hebat menyasar tenaga kerja yang sudah aktif bekerja. Tujuannya agar mereka memperoleh peningkatan keterampilan sekaligus sertifikasi kompetensi yang diakui.
Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar. Lima program yang ditawarkan meliputi:
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Buol, Ismail, mengatakan bahwa pelatihan otomotif khusus diikuti mekanik yang telah bekerja di berbagai bengkel di Buol. "Ini bertujuan agar kompetensinya semakin meningkat dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja," ujarnya di Biau, Sabtu.
Berbeda dengan program pelatihan biasa yang menyasar pengangguran, program ini justru mengarahkan peserta pada tenaga kerja yang telah memiliki pekerjaan. "Tentunya ada upaya penyerapan tenaga kerja setelah pelatihan, sehingga sasaran peserta diarahkan kepada tenaga kerja yang telah bekerja agar memperoleh peningkatan keterampilan sekaligus sertifikasi kompetensi," sebut Ismail.
Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah berharap para pekerja tidak hanya mahir secara praktik, tetapi juga memiliki dokumen resmi yang meningkatkan daya saing di pasar tenaga kerja.
Ismail menambahkan, program ini merupakan bagian dari strategi Pemkab Buol memperkuat kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. "Program ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang lebih terampil, bersertifikat, dan siap bersaing agar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas, kesejahteraan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah," katanya.
Pelatihan berlangsung selama 25 hari dengan metode praktik langsung. Ke depan, Pemkab Buol berencana memperluas jangkauan program vokasi ke sektor lain yang potensial di daerah, seperti pertanian dan perikanan, guna menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.