Pertamina Jadi Penampung Sampah di Proyek PSEL Kertamantul, Kelola 1.000 Ton Per Hari Jadi Listrik

Penulis: Oki Setiawan  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:31:01 WIB
Pertamina ditunjuk sebagai off taker sampah pada Proyek PSEL Kertamantul yang mengolah 1.000 ton sampah per hari menjadi listrik.

SULAWESI TENGAH — Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, mengungkapkan bahwa perusahaannya terpilih melalui proses seleksi yang kompetitif, bersaing dengan perusahaan swasta nasional dan internasional. "Hal ini menunjukkan bahwa Pertamina memiliki daya saing untuk mendukung penyelesaian persoalan lingkungan melalui solusi energi," ujarnya dalam forum Waste to Energy Talks, Kamis (16/7/2026).

Peran Pertamina dan Sinergi BUMN

Dalam proyek PSEL Kertamantul, Pertamina tidak hanya bertindak sebagai pengelola sampah. Agung menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan ganda (Dual Growth Strategy) perusahaan. "Pada saat yang sama, proyek ini menjadi bentuk sinergi BUMN bersama PLN dalam mendukung ketahanan energi nasional," katanya.

Ketiga daerah di Kertamantul—Yogyakarta, Sleman, dan Bantul—menghasilkan timbulan sampah yang akan diolah melalui teknologi insinerator. Proses ini dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan sistem open dumping yang masih lazim digunakan.

Target Nasional: 80 Persen Sampah Terselesaikan pada 2029

Pemerintah menempatkan pengelolaan sampah sebagai agenda prioritas. Koordinator Nasional sekaligus Ketua Program Waste to Energy (WtE), Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tidak akan mampu menjadi negara maju jika persoalan sampah tidak tuntas.

"Saat ini Indonesia sudah masuk kategori darurat sampah, khususnya di wilayah perkotaan yang masih menerapkan sistem open dumping. Insyaallah pada 2029 kita menargetkan mampu menyelesaikan sekitar 80 persen persoalan sampah nasional," ujar Zulkifli.

Untuk mempercepat realisasi proyek, pemerintah membentuk Satuan Tugas Waste to Energy. Tugasnya menyederhanakan regulasi yang selama ini menjadi hambatan. "Fokus kami adalah memastikan hambatan regulasi dapat diselesaikan sehingga proyek Waste to Energy dapat segera direalisasikan di berbagai daerah," tambahnya.

Proyek PSEL Kertamantul menjadi salah satu ujung tombak solusi energi dari sampah di Indonesia. Dengan keterlibatan Pertamina sebagai off taker, pemerintah optimistis target pengurangan sampah nasional bisa tercapai lebih cepat.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top