SULAWESI TENGAH — Setelah merilis koleksi kabel woven charging dalam berbagai warna pada April 2025 lalu, Beats kembali memperluas pilihannya. Kini, para pengguna yang doyan aksesori warna mencolok bisa mendapatkan kabel Power Pink dalam tiga varian berbeda. Produk ini mulai tersedia hari ini di situs resmi Apple dan akan menjangkau Target, baik secara online maupun toko fisik, mulai 12 Juli mendatang.
Beats tidak hanya sekadar mengganti warna. Setiap varian kabel Power Pink memiliki spesifikasi daya yang berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Berikut rincian lengkapnya:
Penting dicatat, ketiga kabel ini dirancang sebagai kabel charging, bukan kabel data berkecepatan tinggi. Semuanya hanya mendukung standar USB 2.0 untuk transfer data. Artinya, kecepatan memindahkan file besar mungkin terasa lambat. Namun, kabel ini tetap bisa digunakan untuk sinkronisasi data atau menghubungkan ponsel ke sistem CarPlay, baik untuk perangkat Apple maupun Android.
Untuk varian USB-C to USB-C, Beats menyematkan fitur tambahan. Kabel ini mendukung pengisian daya dan transmisi audio secara simultan saat digunakan dengan headphone atau speaker Beats yang kompatibel. Bahkan, kabel ini juga sanggup mengalirkan audio lossless pada perangkat yang mendukungnya.
Beats membanderol kabel anyaman Power Pink ini dengan harga yang cukup kompetitif. Untuk panjang 1,5 meter, baik tipe USB-C maupun USB-A, dibanderol seharga USD 18,99 (sekitar Rp 313.000). Sementara itu, kabel USB-C to USB-C sepanjang 3 meter dengan daya 240W dijual seharga USD 29,99 (sekitar Rp 495.000).
Meski baru tersedia di Apple Store online dan Target, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan produk ini di pasar Indonesia. Biasanya, aksesori Beats seperti ini bisa ditemukan melalui distributor resmi atau platform e-commerce terpercaya beberapa waktu setelah peluncuran global.
Bagi pengguna yang menginginkan kabel charging dengan warna yang tidak biasa dan Build quality khas Apple, seri Power Pink ini bisa jadi pilihan. Namun, jika prioritas utama adalah kecepatan transfer data, kabel ini bukan opsi yang tepat karena masih menggunakan standar USB 2.0.