SULAWESI TENGAH — Penampilan apik Yamal menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Austria. Winger Barcelona berusia 18 tahun itu melepaskan enam tembakan—empat tepat sasaran—menciptakan dua peluang emas, dan lima kali merebut kembali bola. Ini jadi durasi bermain terlama Yamal di turnamen sejauh ini, setelah sebelumnya berjuang memulihkan kondisi fisik pasca cedera.
Mikel Oyarzabal menjadi bintang lainnya dengan memborong dua gol, melengkapi satu gol sundulan Pedro Porro. Torehan itu membuat penyerang anyar itu kini mengoleksi empat gol dan satu assist sepanjang Piala Dunia 2026.
Armada Luis de la Fuente sebelumnya menuai kritik akibat performa kurang meyakinkan di fase grup. Tapi kemenangan telak ini membungkam keraguan dan mengukuhkan Spanyol sebagai kandidat kuat juara dunia.
"Piala Dunia baru dimulai sekarang," ujar Yamal kepada awak media pascalaga, seperti dilansir ESPN. "Di fase gugur, jika Anda kalah, Anda langsung pulang. Dan kami tidak menginginkan hal itu. Tidak ada satu pun dari kami yang ingin pulang lebih cepat."
"Kondisi saya bagus. Sekarang saya sudah 100 persen," sambung pemain yang sempat cedera itu. "Saya siap bermain di posisi mana pun yang diinginkan pelatih. Saya hanya perlu terus beristirahat dan menjaga diri, tapi fisik saya sudah pulih total."
Kemenangan ini memastikan langkah mulus Spanyol ke babak 16 besar. Di sana, La Roja dijadwalkan menantang salah satu favorit juara lainnya, Portugal.
Pertandingan bertajuk Derbi Iberia itu akan digelar di Stadion Dallas, Amerika Serikat, pada Senin (6/7) mendatang. "Kami semua sangat ingin terbang ke Dallas dan berlaga di babak 16 besar. Perlahan tapi pasti, saya mulai menemukan sentuhan terbaik saya kembali," tutup Yamal.